Rabu, 07 Desember 2011

OBYEK WISATA Di SOLO

1. Air Terjun JUMOG

Wisata alam air terjun ''jumog'' merupakan salah satu di antara beberapa tempat wisata di Kabupaten Karanganyar, tepatnya di Desa Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar.
Air terjun ini terletak di ketinggian 900 m dpl dan berlokasi satu desa dengan kawasan candi sukuh daerah tawangmangu-Karanganyar. Untuk bisa mencapai lokasi bisa dengan menggunakan kendaraan roda 4 atau sepeda motor dengan waktu tempuh sekitar 40 menit dari kota Solo.
Air terjun ini sudah dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat dengan baik. Terlihat dengan fasilitas yang sudah tersedia seperti warung-warung makan, fasilitas outbond, kolam permainan untuk anak, gazebo serta jalan untuk menuju lokasi juga sudah tertata dengan baik yaitu menggunakan paving block. Jarak air terjun dengan pintu masuk sekitar 100m atau tidak sampai 10mnt menuruni jalan paving tadi.
Air terjun jumog terbagi menjadi dua yang saling berjejer menampilkan keindahannya. suasana di lokasi air terjun juga sangat asri dan menyegarkan karena percikan dari air terjun. banyak juga terlihat tanaman paku''an yang menambah hijaunya serta eksotiknya air terjun ini. ada pula dua jembatan yang menghubungkan sisi kanan dan kiri dari air terjun jumog salah satu jembatan itu terbuat dari bambu yang dibawahnya mengalir air yang begitu bening. pokoknya cocoklah untuk melepas penat dan rasa jenuh.... 


2. Air Terjun GROJOGAN SEWU, Tawangmangu

Tawangmangu dikenal sebagai obyek wisata pegunungan di lereng barat Gunung Lawu yang bisa ditempuh dengan kendaraan darat selama sekitar satu jam dari Kota Surakarta (Solo). Tempat ini sejak masa kolonial Belanda telah menjadi tempat berwisata. Obyek tujuan wisata utama adalah Air Terjun Grojogan Sewu (tinggi 81 m). Di tempat tetirah ini tersedia berbagai sarana pendukung wisata seperti kolam renang dan berbagai bentuk penginapan
Selain udaranya yang sejuk, keindahan alam disekitarnya tidak kalah menarik dengan kawasan lain di indonesia, terlebih lagi didaerah ini terkenal dengan produksi pertanian penghasil sayur mayur selain dari keberadaan obyek wisata Air Terjun Grojokan Sewu. Tawangmangu sendiri telah menjadi pilihan bagi orang-orang perkotaan untuk membangun villa-villa, maupun berinvestasi dengan mendirikan hotel-hotel & penginapan.
Untuk dapat mencapai lokasi air terjun pengunjung harus berjalan kaki menuruni ratusan anak tangga mulai dari pintu masuk di loket satu atau berjalan kaki melewati hutan pinus lewat loket dua di sebelah barat dari areal komplek wisata dengan kondisi jalanan yang sedikit menanjak. Selain menikmati keindahan air terjun, pengunjung juga dapat menikmati segarnya berenang di air kolam yang dingin maupun bersantai bersama keluarga didalam areal komplek air terjun atau bermain di sungai yang jernih airnya. Di lokasi ini juga terdapat ratusan monyet berekor panjang. Pengunjung dapat memberi makan monyet-monyet secara langsung namun harus berhati-hati karena mereka tergadang ganas bila sedang berebut
Aneka barang kerajinan, souvenir dan makan  ringan untuk oleh-oleh khas dari Tawangmangu yang tersaji di warung-warung souvenir sepanjang jalan di luar loket masuk. Tidak lupa bagi yang ingin mencoba menunggang kuda sekedar untuk coba-coba ataupun untuk menempuh perjalanan ke lokasi lain di Tawangmangu, puluhan penyewa kuda dari persatuan Turonggo Karyo siap mengantar pengunjung sampai ke tempat tujuan.

 
3. Telaga SARANGAN

Ini adalah jalan menuju sarangan, yang kelihatan berkelok-kelok tapi indah. Buat pengendara motor, ini akan menjadi sangat menyenangkan. Menguji skill berkendara sekaligus menikmati segarnya udara. Membuat rindu jika lama tak melakukannya. 
Telaga Sarangan terletak di perbatasan antara Jawa Timur dengan Jawa Tengah tepatnya di bagian barat Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Telaga Sarangan terletak di lereng Gunung Lawu (3.265 m) yang memiliki alam pegunungan yang indah. Kita dapat  menjadikan Telaga Sarangan sebagai salah satu alternatif liburan jika kita pulang kampong pada saat lebaran atau pada saat-saat liburan Sekolah. Ada banyak wisata alam menarik yang dapat dinikmati di sini. Telaga ini dan lingkungan sekitarnya menawarkan pemandangan alam yang indah dan memukau untuk kita nikmati.
Pemandangan Telaga Sarangan akan memanjakan mata, karena kita dapat melihat telaga yang luas dan pegunungan hijau di sekitar Gunung Lawu yang menjulang tinggi. Ditambah lagi dengan air telaga yang tenang dan menjadi cermin dari pegunungan dan gunung di sekelilingnya. Memandangi deretan pegunungan dan gunung di sini juga membuat perasaan lebih tenang dan damai ditambah dengan udara sejuk pegunungan dengan suhu sekitar 18-23 derajat Celcius. Udara sejuk pegunungan bisa kita nikmati karena Telaga Sarangan terletak pada ketinggian sekitar 1000 meter dari permukaan laut.

Di pinggir telaga tersedia sepeda air dan perahu boat. Ini dapat menjadi sarana bagi kita yang ingin mengelilingi telaga melalui air. Atau kita dapat berkeliling menggunakan kuda atau delman yang ditawarkan penduduk sekitar. Pasti hal ini dapat menyenangkan. Atau bagi yang ingin berolahraga, kita dapat mengelilingi telaga ini dengan berjalan kaki atau berlari. Kita juga akan menjumpai hutan pinus di lereng pegunungan di sekeliling Telaga Sarangan. Suasana yang sejuk dan indah pasti akan membuat olahraga menjadi menyenangkan. 
Di sekeliling telaga ini, ada banyak sekali hotel kelas melati yang dapat menjadi tempat  menginap. Hotel yang saling bersaing ini menawarkan harga yang tidak terlalu mahal. Kita dapat menginap di ruangan dengan 2 kamar tidur, kamar mandi dan ruang tamu dengan harga sekitar Rp 500.000,- untuk semalam. Atau ada juga yang hanya 1 kamar dengan harga yang lebih murah. Tempat penginapan ini juga menyediakan air panas untuk mandi dan untuk minum. Umumnya, hotel melati ini berlantai 2 sehingga kita dapat leluasa menikmati Telaga Sarangan dengan sudut pandang lebih luas.
Setelah puas berwisata di Telaga Sarangan, sebelum kembali kita dapat berbelanja oleh-oleh dan cinderamata dari Telaga Sarangan. Kita dapat membeli tas, kaos atau kerajinan tangan lain yang merupakan hasil karya dari masyarakat sekitar.
Telaga Sarangan yang indah sangat cocok untuk liburan bersama keluarga. Selamat menikmati liburan di Telaga Sarangan, wisata alam yang indah dan mempesona. 

4. Wisata Water World PANDAWA Solo Baru
Pandawa Water World merupakan obyek wisata andalan kota Solo. Pandawa mengambil konsep dari cerita legenda Pandawa Lima, yaitu Krishna, Bhima, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Obyek wisata taman air ini ditempuh hanya 20 menit dari bandara udara Adi Sumarmo Solo.
ini letaknya hanya 1 kilometer dari Kota Solo arah selatan. Bila dari Jl Tanjung Anom, Solo menuju ke arah selatan, dalam waktu beberapa menit, pengunjung akan sampai di lokasi. Investasi untuk membangun PWW ini tak tanggung-tanggung. Menelan biaya sekitar Rp 50 miliar. ”Dana sebesar itu belum termasuk harga tanah seluas 2,7 hektare,” ujar Komisaris PT Pondok Solo Permai, Kunto Harjono. Ditambah dengan rencana perluasannya, dana yang akan dikucurkan bisa dua kali lipat. Taman dunia air ini bukan kolam renang biasa, melainkan kolam renang dengan aneka permainan, yang lebih bersifat petualangan. Pengunjung objek wisata ini diharapkan bukan saja turis domestik, tapi juga mancanegara.
Memasuki objek wisata ini, pengunjung langsung menatap dunia pewayangan dalam ukuran raksasa. Patung pandawa lima yang dibangun untuk memperindah pemandangan dibuat dalam ukuran besar. Kresna setinggi 37 meter nampak gagah menghiasi gua buatan yang di bawahnya yang dikitari genangan air kolam. Di sebelah kanannya, Satria Pringgodani Raden Gatotkaca dalam posisi terbang seakan turun dari angkasa. Di depan Gatotkaca, Bima alias Sena menggenggam gada Rujakpolo seolah-olah siaga menghadapi musuh. Tak jauh dari Bima, sang Arjuna dengan wajah lembut namun selalu waspada, siap melepas anak panah dari busurnya.
Pandawa Water World menyediakan bermacam-macam tempat permainan baik bagi anak maupun dewasa telah tersedia, seperti Action River, seperti sungai, Race Slide, beberapa macam seluncuran panjang, Volcanic Pool, kolam dengan gelembung-gelembung, Kolam Ombak, yang merupakan favorit pengunjung, dimana setiap jam air di kolam bisa mengeluarkan ombak, mirip seperti di pantai.
 OBYEK WISATA Di Dalam KOTA SOLO
Kereta Wisata Uap
Kereta uap wisata berjalan menyusuri rel di sepanjang Jalan Slamet Riyadi saat ujicoba dari Stasiun Purwosari menuju Stasiun Solo Sangkrah, Solo. Kereta uap buatan Jerman tahun 1896 sebagai kereta wisata di Kota Solo.




Bus Tingkat Werkudara
Saat ini banyak hal-hal baru yang bisa ditemui di Kota Solo. Dalam hal pariwisata, di Kota Solo telah menghadirkan kembali bus tingkat yang diresmikan pada saat hari jadi Kota Solo yang ke-266. Bus tingkat bewarna merah ini memiliki nama “Werkudara”. Nama “Wekudara” diambil dari tokoh pewayangan, salah satu anggota Pandhawa yang memiliki tubuh tegap dan tinggi. Dengan adanya bus tingkat ini, Solo menjadi satu-satunya kota yang memiliki bus tingkat wisata dan karena itu pula bus tingkat tersebut mendapatkan rekor MURI.
Pasar Klewer
Pasar Klewer in Solo is the busiest textile market in Java, a great place to buy not only the less expensive “stamped” (batik cap) cloths, but also some of the best hand-drawn batik tulis on the island. There are plenty of tailors in the market who can make shirts and skirts in a day. Also not to be missed while visiting Solo is the flea Market at Pasar Triwindu, where everything and anything is for sale to those willing to have a bit of fun bargaining.

GALABO = Gladak Langen Bogan (Wisata Kuliner)
Kota Solo / Surakarta sangat terkenal akan wisata kuliner, bahkan salah satu potensi wisata terbesar kota ini adalah wisata kuliner. Tempat yang menjadi tujuan kuliner antara lain adalah tengkleng pasar klewer, susu shijack, nasi liwet, bubur lemu, wedang dongo, bestik lidah, gudek ceker Bu Kasno dan sate sapi “Yu Rebi” . Sebuah terobosan baru yang dilakukan pemerintah kota Solo adalah menggabungkan semua obyek wisata kuliner tersebut di dalam satu kawasan di daerah Gladak, Solo.

by: Sewa Mobil Solo